Bukan Hanya Sekadar uji Nyali, Yuk Intip Ragam manfaat Rafting yang Jarang Orang Tahu

Sejatinya, segala sesuatu yang dilakukan harus dibarengi dengan manfaat positif. Sebaliknya, kita sebaiknya menghindari ragam perilaku yang hanya akan merugikan diri sendiri maupun orang lain. Termasuk juga dalam olahraga rafting alias arung jeram alias Olah Raga Arus Deras (ORAD). Ketika Anda menggemarinya atau tertarik untuk melakukan rafting, Anda harus membekali diri dengan pengetahuan tentang ragam manfaat dari kegiatan tersebut.

Seperti diketahui, banyak orang menggemari olahraga arung jeram. Kita juga mendapati kenyataan bahwa jumlah penggemar arung jeram terus bertambah dari generasi ke generasi. Saking digandrunginya, olahraga jenis ini bahkan diseriusi sebagai ajang kompetisi bergengsi, baik dalam tingkat nasional maupun internasional.

Di sisi lain, kita juga mendengar stigma negatif untuk olehraga ini bagi kalangan awam yang tidak menyukainya. Suara-suara yang berembus mengatakan bahwa arung jeram merupakan olahraga eksklusif yang hanya buang-buang waktu, uang dan tenaga, serta hanya untuk ajang gengsi uji nyali belaka.

Sejarah Arung Jeram

Menyikapi situasi ini, kita sebaiknya bijak dan tidak terlalu fanatik. Agar tidak tergiring pada opini negatif seputar rafting, mari kita simak manfaat arung jeram yang jarang diketahui orang. Tapi sebelum mengetahui tentang manfaat arung jeram, kami ingin mengajak Anda melakukan telisik singkat tentang asal-usul olahraga arung jeram sehingga bisa terus eksis hingga kini.

1. Sejarah Olahraga Arung Jeram

Sebenarnya, praktik pengarungan di sungai sudah dilakukan orang-orang di zaman dulu. Mereka menggunakan media rakit (kayu-kayu yang disusun dan terapung) untuk transportasi, petualangan dan kebutuhan lainnya.

Berdasarkan catatan sejarah, Suku Indian di Canada melakukan pengarungan dengan cukup massif, lalu dilanjutkan oleh orang-orang Carib Indian yang melakukan pengembangan dari segi alat perahunya. Di mana, perahu dibuat dari tempelan papan kayu serta dilapisi kulit binatang agar tidak tembus air.

Seiring perkembangan zaman, material perahu semakin dikembangkan, dari mulai yang memakai bahan plastik, alumunium, karet, hingga bahan lainnya. Terkait penggunaannya untuk rekreasi dan olahraga mulai terlihat pada abad 19. Kala itu seorang pramuka bernama Mc greegor membuat kendaraan air yang ditujukan untuk rekreasi serta olahraga air.

Dalam sejarah perjalanannya, tersebutlah pelopor olahraga ini adalah Amerika Serikat. Setelah Perang Dunia II usai, sejumlah pengusaha menyusuri sungai Colorado dengan perahu jenis Pontoon. Ini merupakan perahu yang didapatkan dari sisa-sisa perang. Mereka merasakan keseruan dan petualangan yang mengasyikan dalam perjalanan tersebut, sehingga digagaslah olahraga arung jeram.

Pada sekitar 1950, arung jeram sebagai rekreasi dan olahraga mulai banyak digemari. Bak gayung bersambut, sarana dan prasarana untuk olahraga ini pun mulai dibuat dengan sejumlah teknologi yang berbeda-beda. Adapun sarana-srana untuk kegiatan berarung jeram di antaranya kayak, canoe, dayung, helm, pelampung dan lain sebagainya.

Setelah megetahui secara singkat tentang sejarah arung jeram di dunia, kita jangan dulu beranjak ke manfaat arung jeram. Mari sedikit bersabar dengan terlebih dahulu mendeteksi sejarah arung jeram di Indonesia.

2. Sejarah Arung Jeram di Indonesia

Ini bermula pada awal 1970-an ketika sekelompok pecinta alam dari Bandung dan Jakarta menggagas istilah olah raga arus deras (ORAD). Ini merupakan bentuk ekspresi semangat dan kecintaan mereka terhadap olahraga arung jeram. Sejumlah ekspedisi yang monumental pun dilakukan, di antaranya berarung jeram di Sungai Mahakam dan Sungai Barito, serta ekspedisi ke Sungai Alas.

Popularitas Olahraga arung jeram makin kentara karena ekspedisi-ekspedisi terus gencar dilakukan, di mana para pecinta alam mulai menetapkan banyak lokasi sungai yang asyik dipakai berarung jeram. Selain itu, sejumlah kompetisi rafting pun digelar dengan meriah dan bergengsi, serta menjanjikan hadiah yang besar.

3. Manfaat Arung Jeram

Pada akhirnya kita menginjak juga pada pembahasan utama, yakni mengetahui ragam manfaat arung jeram. Di antara manfaat yang bisa dirasakan akan diterangkan dalam uraian berikut ini:

a. Melatih otot dada, punggung, bahu termasuk leher agar lebih luwes dan dinamis. Dengan begitu, tingkat kesehatan akan semakin baik.

b. Dapat membuat ketahanan fisik dan mental terus teruji. Dari segi mental, fisik akan terus bergerak mempertahankan perahu agar terus maju dan tidak terbalik. Ini membutuhkan tenaga yang ekstra  dan latihan yang lumayan. Begitu pula dengan mental, di mana kita akan terlatih untuk berani menghadapi tantangan, sekalipun yang mengejutkan di hadapan.

c. Rafting yang dilakukan secara berkelompok akan membuat kita bisa piawai dalam mendengarkan instruksi, serta melatih kerja sama dalam tim yang solid.

d. Mengandung unsur relaksasi, di mana kita bisa terbebas dari kepenatan rutinitas harian. Dengan berarung jeram, kita bisa lebih bebas berekspresi dan mengeluarkan sejumlah energi negatif, selebihnya kita bisa banyak memasukkan energi positif dengan maksimal.

Demikianlah artikel tentang asal usul dan Manfaat Arung Jeram. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Rekomendasi Tempat Wisata Bogor Asyik yang Cocok Kamu Jadikan Destinasi Liburan

Rekomendasi Tempat Wisata Bogor Asyik yang Cocok Kamu Jadikan Destinasi Liburan. Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat ini memang tidak ada matin...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel